http://www.stafaband.info/download/mp3/lagu_opick_taubat./

Selasa, 08 Juli 2014

tahukan kamu?jika kamu meletakan itu pada tempatnya.



TAUKAH KAMU? JIKA KAMU MELETAKAN ITU
PADA TEMPATNYA.


 Pada suatu hari ada seorang pemuda yang sedang berteduh di sebuah masjid yang di dalamnya ada para anak-anak yang belajar mengaji di masjid itu.sang pemuda itu pun tertarik mendengar suara itu yang tak asing lagi di dengar olehnya,kemudian dia memasuki ruangan itu.dan di lihatnya dari balik papan wanita itu.
“TUHAN.dia kah?wanita pengisi relung hatiku.”rintih hatiku bertanya
Seketika matanya berkaca-kaca memandang wanita itu. diulanginya lagi untuk melihat wanita yang mengajar ngaji anak-anak itu.ternyata benarlah ia.dan langkah kaki sang pemuda itu menyongsong pergi dari ruang itu dan disepanjang jalan hujan  menyerpa tubuhnya sedangkan matapun ikut berhujanan di tiap wajahnya.entah apa yang sedang di fikirkanya kala itu.sehingga tiba di rumah sang pria bergegesan mengganti pakaianya dan membuka sebuah facebook lamanya itu.ia merasakan sesuatu yang tersembunyi dari apa yang tak ia ketahui.dengan gesitnya ia bergencar membuka layanan inboxnya dan mengcopy isinya. dan ternyata.dugaan itu benarlah jua.
“assalamualaikum habie.semoga allah memberikan kesehatan  padamu,selepas ketiadaanku yang merusak kebahagian hidupmu.sungguh tiada hatiku berniat buruk padamu,aku rasa kau pun tau.
Habie,ada bunga yang tampak indah yang menarik hatimu di gunung dempo itu?.....bukankah begitu.
Habie,apa itu aku?......
Ya. aku tau jawabanmu,tak perlu kau jawab bukan......
Habie,bunga yang kau lihat membuat batinmu terguncang hingga kau iingin memilikinya.ana juga begitu  dahulu. berharap kau membawanya agar tiap daunku segar dalam harinya.
Habie,kau benar-benar memetiknya karena dahagamu yang tak bisa kau bendung dan aku pasrah akan itu. karena aku sesosok bunga jua.
Kau membawaku begitu lama, seiring waktu yang terus berlahan. menjagaku ,begitu sangat. hingga tak kau kira ternyata daunya mulai menguning dan tak pernah kau mengirahkan matilah ia.bukankah  hilangnya bunga cintamu itu?....
Habie,bukankah begitu...tuturan yang kau ucap dalam pertemuan itu.
Aku tau.habie,aku mengerti itu.
Habie,aku mengerti akan keputusanmu itu?jikalau begitu.ana dengan sigap legahnya akan keputusan itu.ana bahagia habie.
Habie,antum meletakan bunga itu pada tempatnya.bunga yang mati itu telah kau buang dia pada tempat asalnya.syukron kasiron.
Tempat semula yang engkau temukan bunga itu. Ya. di tempat gunung dempo ia berasal.tampa pernah kau melihatnya, begitu sangat menyedihkan baginya tapi berkat hal itu. bunga itu bisa hidup dengan layak.menjadi bunga-bunga yang dalam kelopaknya menjadi indah dari tiap barisan taman-taman surga.
Habie,aku merasa indahnya dunia yang allah berikan padaku dari tiap semilir nikmat rezkinya,dari tiap cela menyelaputi tiap saluran edar bagianku yang menjatuhkan serbuk sariku dan menjadikan ikhlas itu adalah sebuah jalan hidupku.
Berkat Allah SWT yang mencintai hambanya melau firmanya surah adh-dhua ayat 3
“Tuhanmu tiada meninggalkanmu dan tiada membencimu”
Dan dari sana betapa indah hidup itu bagi tiap orang yang selalu berfikir,sekarang
apakah  Habie,tau ?........
dan lihatlah takdir?
habie,aku hanya bisa pasrah pada allah tanpa harus aku katakan sesuatu hal.dan kuharap kau pun sudah paham maksudku?
Habie,ana bahagia di sini,sekarang. ini hidup ana yang sesungguhnya.apapun yang terjadi nanti padamu atau padaku.tak perlu khawatir lagi karena ada allah yang setia pada kita pada semua.dan saat ini juga aku buka kuncinya dan ku bebaskan engkau untuk pergi.aku berikan kuncimu yang memang Hak mu.
Terimakasih habie,atas semuanya.atas kehadiranmu di hari sepiku,dan terimakasih cinta itu yang engkau anugrahkan padaku.dan terimaksih juga telah mebiarkanku untuk hidup layak sebagai para dayang yang menjadikan wanita yang engkau muliakan, merubah diriku dari sang putri menjelma menjadi bidadari surga.insya allah.
Dan saksikanlah ya allah.kali ini air mataku tercurah begitu dahsyat dari kebahagianku. telah ku ungkapkan apa yang semestinya aku katakan padanya.sebagaimana Engkau menyayangi kami sebagaimana Engkau jadikan kami menjadi saling mengasihi maka aku pun telah siap akan perpisahan kami.
Akhlawassalam.*_*
                                                                                                    Saudaramu,06 juli 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar