TAUKAH KAMU? JIKA KAMU MELETAKAN ITU
PADA TEMPATNYA.
Pada suatu hari ada
seorang pemuda yang sedang berteduh di sebuah masjid yang di dalamnya ada para
anak-anak yang belajar mengaji di masjid itu.sang pemuda itu pun tertarik
mendengar suara itu yang tak asing lagi di dengar olehnya,kemudian dia memasuki
ruangan itu.dan di lihatnya dari balik papan wanita itu.
“TUHAN.dia kah?wanita pengisi relung hatiku.”rintih hatiku
bertanya
Seketika matanya berkaca-kaca memandang wanita itu. diulanginya
lagi untuk melihat wanita yang mengajar ngaji anak-anak itu.ternyata benarlah
ia.dan langkah kaki sang pemuda itu menyongsong pergi dari ruang itu dan
disepanjang jalan hujan menyerpa
tubuhnya sedangkan matapun ikut berhujanan di tiap wajahnya.entah apa yang
sedang di fikirkanya kala itu.sehingga tiba di rumah sang pria bergegesan
mengganti pakaianya dan membuka sebuah facebook lamanya itu.ia merasakan
sesuatu yang tersembunyi dari apa yang tak ia ketahui.dengan gesitnya ia
bergencar membuka layanan inboxnya dan mengcopy isinya. dan ternyata.dugaan itu
benarlah jua.
“assalamualaikum
habie.semoga allah memberikan kesehatan padamu,selepas ketiadaanku yang merusak
kebahagian hidupmu.sungguh tiada hatiku berniat buruk padamu,aku rasa kau pun
tau.
Habie,ada bunga yang
tampak indah yang menarik hatimu di gunung dempo itu?.....bukankah begitu.
Habie,apa itu
aku?......
Ya. aku tau
jawabanmu,tak perlu kau jawab bukan......
Habie,bunga yang kau
lihat membuat batinmu terguncang hingga kau iingin memilikinya.ana juga
begitu dahulu. berharap kau membawanya
agar tiap daunku segar dalam harinya.
Habie,kau benar-benar
memetiknya karena dahagamu yang tak bisa kau bendung dan aku pasrah akan itu.
karena aku sesosok bunga jua.
Kau membawaku begitu
lama, seiring waktu yang terus berlahan. menjagaku ,begitu sangat. hingga tak
kau kira ternyata daunya mulai menguning dan tak pernah kau mengirahkan matilah
ia.bukankah hilangnya bunga cintamu
itu?....
Habie,bukankah
begitu...tuturan yang kau ucap dalam pertemuan itu.
Aku tau.habie,aku
mengerti itu.
Habie,aku mengerti akan
keputusanmu itu?jikalau begitu.ana dengan sigap legahnya akan keputusan itu.ana
bahagia habie.
Habie,antum meletakan bunga itu pada tempatnya.bunga
yang mati itu telah kau buang dia pada tempat asalnya.syukron kasiron.
Tempat semula yang
engkau temukan bunga itu. Ya. di tempat gunung dempo ia berasal.tampa pernah
kau melihatnya, begitu sangat menyedihkan baginya tapi berkat hal itu. bunga
itu bisa hidup dengan layak.menjadi bunga-bunga yang dalam kelopaknya menjadi
indah dari tiap barisan taman-taman surga.
Habie,aku merasa
indahnya dunia yang allah berikan padaku dari tiap semilir nikmat rezkinya,dari
tiap cela menyelaputi tiap saluran edar bagianku yang menjatuhkan serbuk sariku
dan menjadikan ikhlas itu adalah sebuah jalan hidupku.
Berkat Allah SWT yang
mencintai hambanya melau firmanya surah adh-dhua ayat 3
“Tuhanmu tiada
meninggalkanmu dan tiada membencimu”
Dan dari sana betapa
indah hidup itu bagi tiap orang yang selalu berfikir,sekarang
apakah Habie,tau ?........
dan lihatlah takdir?
habie,aku hanya bisa
pasrah pada allah tanpa harus aku katakan sesuatu hal.dan kuharap kau pun sudah
paham maksudku?
Habie,ana bahagia di
sini,sekarang. ini hidup ana yang sesungguhnya.apapun yang terjadi nanti padamu
atau padaku.tak perlu khawatir lagi karena ada allah yang setia pada kita pada
semua.dan saat ini juga aku buka kuncinya dan ku bebaskan engkau untuk
pergi.aku berikan kuncimu yang memang Hak mu.
Terimakasih habie,atas
semuanya.atas kehadiranmu di hari sepiku,dan terimakasih cinta itu yang engkau
anugrahkan padaku.dan terimaksih juga telah mebiarkanku untuk hidup layak
sebagai para dayang yang menjadikan wanita yang engkau muliakan, merubah diriku
dari sang putri menjelma menjadi bidadari surga.insya allah.
Dan saksikanlah ya
allah.kali ini air mataku tercurah begitu dahsyat dari kebahagianku. telah ku
ungkapkan apa yang semestinya aku katakan padanya.sebagaimana Engkau menyayangi
kami sebagaimana Engkau jadikan kami menjadi saling mengasihi maka aku pun
telah siap akan perpisahan kami.
Akhlawassalam.*_*
Saudaramu,06
juli 2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar