http://www.stafaband.info/download/mp3/lagu_opick_taubat./

Selasa, 08 Juli 2014

KETIADAANMU BELAJAR MEMBUATKU MENJADI WANITA TEGAR



Assalamualaikum.
Apa kabar ukhty?kuharap kau selalu sehat dan selalu dalam bimbingan sang Ilahi.Kuharap setelah membaca ini kau mengerti apa yang aku katakan.saudaraku,ada banyak cerita yang ingin aku katakan padamu.saudaraku,kau menangis tanpa ada orang yang tau isi hatimu.tau kah kau  aku merasakan sakitnya seperti apa.dan aku tak tau mengapa jemariku mulai bergerak ketika kau mengalami kesakitan?apakah kau tau itu.padahal diriku sendiri kesakitan tapi aku malah menasehatimu ketika aku mengirimkan sesuatu padamu aku selalu menangis.dan aku tak mengerti rasa yang aku alami sama padamu.saudaraku,aku pernah bercerita padamu aku jatuh cinta?kau katakan padaku
“saudaraku,dia itu kaya,pintar,tanpan,mana mungkin kita sama seperti dia”
Kau benar saudaraku,dia terlampau tinggi.lalu kau katakan padaku.
“saudaraku.aku jatuh cinta?”lalu aku jawab.
“jangan jatuh cinta,kau yang akan terrsakiti.”
Kau ingat saat pertama aku berjumpa denganmu,”kita berada dalam pagar yang membataskan  antara dunia luar sana dengan pagar sekolahan kita.
“sepertinya aku melihatmu di angkot tadi? Kita berada satu angkot”
“benar apa?aku tidak lihat kamu”
Disaat itu aku mengenalmu,wnita polos yang tampak dari wajahmu.kesepian yang terlintas dalam benakku,bagaimana tidak ?kau yang merindukan ibumu akibat egomu yang naïf untuk bersekolah dikota.dan aku yang  sepi tidak ada teman,ingin pergi dari hidupku yang gelap itu menjadi  keterangan
Kau tau? aku tak pernah mengira jika kau menjadi  sahabatku,sampai sejauh ini.kau ingat saat kita berada dimasjid itu?kita menangis bersama karena hidup kita yang menderita terlebih saat itu kita tak punya sehelai uang  ,berbagai cara kita lakukan dengan mengelilingi toko buku untuk menjual buku kita yang usang.sampai pulang kita kehujanan,
“putri malu nian aku,hidup kita ini susah nian?pengen kek orang.”
Saat itu kita saling mengungatkan,untuk jalani hidup.aku tak menyangka Tuhan bimbing kita untuk selalu kuat.apakah kau tak sadar?
Kau ingat.saat terakhirmu…………
terakhir aku melihatmu.saat kau cap tiga jari:kita duduk berdua lihat ketinggian langit
“saudaraku,aku tidak menyangka secepat ini semua berakhir?”
Begitu cepat waktu?kau ingat tidak.kakak tingkat itu?”
Ya.tunggu aku pas pembagian ijaza.saudaraku,terakhir mungkin aku di Palembang ini,pas ambil ijaza.
Kau tau?.......
 aku dengan sigap,menunggu itu.terrnyata kecewa yang aku dapat.kau sudah pergi sebelum pembagian ijazah.aku menunggumu saat itu.aku kira kita dapat menyaksikan sungai yang terpapar luas itu,menyaksikan kota  dari ketinggian .tapi yang aku dengar dari dian kau menitipkan ijazamu dengan sepupumu.aku seperti kehilangan.dan pada saat itu aku belajar semua dengan sendiri  sakit menusuk aku tidaak punya teman yang mampu untuk aku bersandar dipundaknya yang ada para muka dua yang menggerogoti smua keahlianku dan menjatuhkan kelemahanku.yang membuat aku bukan menjadi aku,yang memburukan sikapku.aku pergi dari hidup perguruan tinggiku,aku tak mengira mengapa aku beginii.sampai pada akhirnya kau tau?aku mencari sendiri ,meniti sendiri jangan sampai aku terjebak dalam lintas teman pergaulanku.aku ingin menangis.aku benar-benar tidak tahan.sangat.bahkan sangat.
sampai kau lihat aku sekarang.
Saudaraku,sudah satu tahun  aku sendiri disini. kesepian,meratap waktu,menapaki  jalan kerikil tajam yang menusuk tiap tapak kakiku.aku tau kau pun begitu?tapi  tetaplah kau kuat
Lalu saat ini aku melihatmu jatuh.mengadu padaku.rasanya ada bagian tubuhku yang sakit,kau tau itu?
Saudaraku,dalam hidupku belumlah pernah aku menemukan wanita yang setia padaku,bahkan selama aku ada disampingmu kau tak pernah menghinaku,saat di belakangku,kau yang mampu berbagi luka suka padaku.dan pada kenyataanya kau tau aku ini seorang wanita yang tidak sempurnah(cacat).tapi kau perlakukan aku sama dan adil.tidak seperti yang lain.
Aku tak mengerti mengapa orang hanya mengambil kelebihanku tanpa melihat  kekuranganku.saudaraku . Allah swt  mempertemukanku padamu dan allah tau betul mengapa kita saling jatuh menjatuh,saling kuat menguatkan.karena allah telah mempertemukan kita.untuk saling berbagi beban.
Saudaraku,ada banyak cobaan didunia ini barang siapa yang sabar menghadapinya,dan barang siapa yang ikhlas menahan cobaan ini.maka allah akan gantikan yang lebih indah.begitupun yang kau alami.
Dengarlah baik-baik perkataanku ini.jangan bersedih lagi,yakinlah akan janji allah.bersabarlah,bersabarlah,bersabarlah,dan kita sama-sama berdoa.
Ya allah
Lapangkanlah bagiku dadaku,tunjukanlah kami jalan yang lurus.
Jangan lupakan kami padaMU,setelah Engkau berikan kami petunjukMU
Sungguh ya allah.kaki kami tak mampu melangkah tanpa pertolonganMU.amin

Dan,sekarang  apakah kau tau siapa aku?orang yang ada dekat padamu, yang dekat padamu  itu aku.
Ya.aku berada tepat di depanmu.kau pasti tak pernah menyangka bahwa aku peduli denganmu,dan kau tak pernah sadar akan aku yang ada dekat dengamu.selepas tahun ini kita saling memilih dan aku tak tau apakah tahun nanti kita dipertemukan atau dipisahkan lagi.karena itu adalah qadar allah.aku hanya berdoa semoga allah selalu melindungi kita kemanapun hendak melangkah.wassalamualaikum.




                                                                                 SAUDARAMU,06-11-2013



                                   

UMI IKHLAS ITU APA?



UMI,,,,,

Ikhlas itu seperti apa?

               
Pada suatu hari ada seorang wanita yang duduk di sebuah pohon besar,yang tidak jauh dari perbatasan tembok belakang  pagar sekolahnya.sore itu seorang guru datang mendekati wanita itu yang ternyata adalah anak muridnya yang tidak lama baru menempati pondok sebulan ini.
“wahai aisyah mengapa kau sendiri di sini?apakah tidak ikut temanmu untuk menyiapkan makan, untuk malam ini.”gurunya duduk mendekatinya.
“aisy hanya merenung umi,entahlah mengapa gelisah datang menghuni diri”tutur aisyah
“yang dalam gengaman mungkin bisa terlepas,dan sebaiknya bukalah jemarimu untuk merelakanya.dan lihatlah wahai aisyah tumbuhan yang ada didepanmu.ambilah dua tumbuhan itu.”umi menujukan jarinya kesebuah tanaman labu
“labu umi.lalu?”tatap aisyah bingung
“ambilah satu lagi tanaman itu untuk pasanganya.”umi menatapku tersenyum
Untuk apa ini umi?”aisy yang begitu heran.
“dengarlah aisy kamu mempunyai tanman yang sama.dan ini, milikmu.tanaman yang pertama jaga dia sampai tumbuh subur dan berbuah.tanaman yang kedua kau lepaskan dia dan tak perlu kau jaga ataupun kau rawat ia.”
“tidak bisa begitu umi,mengapa tanaman kedua harus aku buang bukankah kau meminta dua tanaman? mana mungkin hanya satu tanaman yang aku rawat,sementara yang satu aku biarkan.”aisy yang berbicara dan umi yang tersenyum dan pergi begitu saja meninggalkan aisy
Aisyah termenung sejenak saat itu .ia berfikir apa yang harus ia lakukan dari kedua tanaman itu.setelah usai ia termenung,ia mulai melakukan pekerjaan yang di perintah gurunya itu.yang dia mulai memasukan tanaman labu itu di depan rumahnya dan tanaman kedua ia tanam juga di depan rumahnya ia tidak ingin membuang tanaman yang di perintahkan pada gurunya.aisyah takut tanaman yang kedua tidak akan tumbuh nantinya.
7Bulan 21Hari
“Aisyah,mana tanaman labunya?”umi yang menghampiri aisyah setelah bagdah shalat isya
“ehm,ehm…kemarilah umi…..itu tanamannya”aisy yang cemas
“apakah kau berhasil menanamnya?”umi yang menatapku begitu jelinya
“apakah kau melakukan kesalahan?apakah tanaman yang kedua tidak kau  biarkan ia tumbuh sendiri.”umi yang menayakan pertanyaan yang memojokan aisyah
“maafkan aku umi,aku tidak bisa membiarkan tanaman kedua itu untuk aku buang.”
“lakukan sekali lagi.”umi yang pergi dengan kesalnya pada aisyah.
Setelah kejadian itu aisyah merasa bersalah ia tidur begitu cepat malam itu,ketika shubuh menanti ia sudah lebih dulu dari temanya untuk shalat.ia pergi ke belakang sekolahanya yang tepat depan pohon besar untuk mengambil tanaman labu.di perjalanan ingin ke rumahnhya.
“tanaman yang kedua harus aku buang ia kemana ya.”lirih hati aisyah mengadu.
Ketika itu aisyah putar balik ke sekolahnya untuk membuang tanamanya di sudut samping  sekolahnya.lalu ia pergi meninggalakan tanaman labu.dan bergegas untuk merawat tanaman itu.
7Bulan 21Hari
Tujuh bulan dua puluh satu hari telah terlewati oleh aisyah.ia melihat di depanya umi.
“Umi……umiiiiiiii…”teriak aisyah
“Kenapa aisy?”umi melihat aisy yang tersenyum
Kau kelihatan bahagia aisy hari ini.”umi yang menatap aisy
“umi aisy berhasil menanam tanaman itu,ayo umi…ke rumahku”aisy menarik umi
Setiba di rumah aisy menujukan tanaman labunya yang tumbuh subur dan lebat buahnya di depan rumahnya.
“apakah kau berhasil,lalu tanaman yang ke duanya dimana?”
“ya allah.aku lupa umi,melihatnya.aku tak teringat.aku hanya senang dengan tanaman ini tadinya”aisy yang ketakutan karena kesalahanya lagi.
“lalu aisy ingat ,.aisy buang ke mana?
“ingat umi,di samping paling sudut di depan sekolah kita?”
“kita kesana?ayo….”umi dan aisyah pergi kesekolah untuk melihat nya
Sesampai di sana aisyah terhentak hatinya mata terkejut menyaksikan tanaman labunya yang kedua itu.
“ya allah.umi.lihat itu?ia tumbuh subur,umi.tanaman kedua tumbuh subur.lihatlah umi?lihatlah umi?”aisyah terus mengulang kata-kata itu pada uminya.
“apakah engkau tidak mengira aisyah?”umi yang menatap aisyah dengan senang
“umi,,,,,”iya…aisy?”umi dan aisyah duduk berdekatan.dan saling memandang hampir satu menit setelah itu aisyah mengucapkan pada uminya
“umi,apakah ikhlas itu seperti aku menanam tumbuhan itu?apakah umi menyuruh aku lakukan itu untuk aku mengerti .”
Kau sudah mengerti jawabanya?aisyah.
Kau ingat ?umi menemuimu di sebuah pohon besar itu yang sedang patah hati .umi tau kau sedang belajar mengikhlaskan seorang yang kau cintai.
“kenapa umi tau?”tatap aisyah
“kau ingat juga.saat umi bilang padamu”yang dalam gengaman mungkin bisa terlepas,dan sebaiknya bukalah jemarimu untuk merelakanya”aisyah?ikhlas itu sulit.tapi jika kita ridho mengikhlaskan sesuatu itu karena allah.insya allah.akan ada buah manisnya yang kita petik nantinya.dan yakinlah allah  gantikan ikhlasmu itu, lebih dari yang kau sangkah yang tak kau kira nantinya.pasti.yakinlah.
“subhanallah….umi,aku tak menyangka sudah satu setengah tahun dan aku tak mengira sejauh ini.aku bahagia”lirih aisyah menangis dan mengadu pada uminya.
Setelah kejadian itu aisyah yang berada dekat dengan gurunya . tiba untuk pergi meninggalkan aisyah. sementara aisyah di sekolah itu menjadi guru sekolah dasar menggantikan uminya.

Bagaimana saudaraku,apakah kalian bisa belajar untuk ikhlas seperti yang dialami aisyah?
Semoga cerita hikmah ini bermanfaat untuk kalian semua.