Assalamualaikum.
Apa kabar ukhty?kuharap kau selalu sehat
dan selalu dalam bimbingan sang Ilahi.Kuharap setelah membaca ini kau mengerti
apa yang aku katakan.saudaraku,ada banyak cerita yang ingin aku katakan
padamu.saudaraku,kau menangis tanpa ada orang yang tau isi hatimu.tau kah
kau aku merasakan sakitnya seperti
apa.dan aku tak tau mengapa jemariku mulai bergerak ketika kau mengalami
kesakitan?apakah kau tau itu.padahal diriku sendiri kesakitan tapi aku malah
menasehatimu ketika aku mengirimkan sesuatu padamu aku selalu menangis.dan aku
tak mengerti rasa yang aku alami sama padamu.saudaraku,aku pernah bercerita
padamu aku jatuh cinta?kau katakan padaku
“saudaraku,dia itu kaya,pintar,tanpan,mana
mungkin kita sama seperti dia”
Kau benar saudaraku,dia terlampau
tinggi.lalu kau katakan padaku.
“saudaraku.aku jatuh cinta?”lalu aku jawab.
“jangan jatuh cinta,kau yang akan
terrsakiti.”
Kau ingat saat pertama aku berjumpa
denganmu,”kita berada dalam pagar yang membataskan antara dunia luar sana dengan pagar sekolahan
kita.
“sepertinya aku melihatmu di angkot tadi?
Kita berada satu angkot”
“benar apa?aku tidak lihat kamu”
Disaat itu aku mengenalmu,wnita polos yang
tampak dari wajahmu.kesepian yang terlintas dalam benakku,bagaimana tidak ?kau
yang merindukan ibumu akibat egomu yang naïf untuk bersekolah dikota.dan aku
yang sepi tidak ada teman,ingin pergi
dari hidupku yang gelap itu menjadi
keterangan
Kau tau? aku tak pernah mengira jika kau
menjadi sahabatku,sampai sejauh ini.kau
ingat saat kita berada dimasjid itu?kita menangis bersama karena hidup kita
yang menderita terlebih saat itu kita tak punya sehelai uang ,berbagai cara kita lakukan dengan
mengelilingi toko buku untuk menjual buku kita yang usang.sampai pulang kita
kehujanan,
“putri malu nian aku,hidup kita ini susah
nian?pengen kek orang.”
Saat itu kita saling mengungatkan,untuk
jalani hidup.aku tak menyangka Tuhan bimbing kita untuk selalu kuat.apakah kau
tak sadar?
Kau ingat.saat terakhirmu…………
terakhir aku melihatmu.saat kau cap tiga
jari:kita duduk berdua lihat ketinggian langit
“saudaraku,aku tidak menyangka secepat ini
semua berakhir?”
Begitu cepat waktu?kau ingat tidak.kakak
tingkat itu?”
Ya.tunggu aku pas pembagian ijaza.saudaraku,terakhir
mungkin aku di Palembang ini,pas ambil ijaza.
Kau tau?.......
aku
dengan sigap,menunggu itu.terrnyata kecewa yang aku dapat.kau sudah pergi
sebelum pembagian ijazah.aku menunggumu saat itu.aku kira kita dapat
menyaksikan sungai yang terpapar luas itu,menyaksikan kota dari ketinggian .tapi yang aku dengar dari
dian kau menitipkan ijazamu dengan sepupumu.aku seperti kehilangan.dan pada
saat itu aku belajar semua dengan sendiri sakit menusuk aku tidaak punya teman yang
mampu untuk aku bersandar dipundaknya yang ada para muka dua yang menggerogoti
smua keahlianku dan menjatuhkan kelemahanku.yang membuat aku bukan menjadi
aku,yang memburukan sikapku.aku pergi dari hidup perguruan tinggiku,aku tak
mengira mengapa aku beginii.sampai pada akhirnya kau tau?aku mencari sendiri
,meniti sendiri jangan sampai aku terjebak dalam lintas teman pergaulanku.aku
ingin menangis.aku benar-benar tidak tahan.sangat.bahkan sangat.
sampai kau lihat aku sekarang.
Saudaraku,sudah satu tahun aku sendiri disini. kesepian,meratap
waktu,menapaki jalan kerikil tajam yang
menusuk tiap tapak kakiku.aku tau kau pun begitu?tapi tetaplah kau kuat
Lalu saat ini aku melihatmu jatuh.mengadu
padaku.rasanya ada bagian tubuhku yang sakit,kau tau itu?
Saudaraku,dalam hidupku belumlah pernah aku
menemukan wanita yang setia padaku,bahkan selama aku ada disampingmu kau tak
pernah menghinaku,saat di belakangku,kau yang mampu berbagi luka suka
padaku.dan pada kenyataanya kau tau aku ini seorang wanita yang tidak
sempurnah(cacat).tapi kau perlakukan aku sama dan adil.tidak seperti yang lain.
Aku tak mengerti mengapa orang hanya
mengambil kelebihanku tanpa melihat
kekuranganku.saudaraku . Allah swt
mempertemukanku padamu dan allah tau betul mengapa kita saling jatuh
menjatuh,saling kuat menguatkan.karena allah telah mempertemukan kita.untuk saling
berbagi beban.
Saudaraku,ada banyak cobaan didunia ini
barang siapa yang sabar menghadapinya,dan barang siapa yang ikhlas menahan
cobaan ini.maka allah akan gantikan yang lebih indah.begitupun yang kau alami.
Dengarlah baik-baik perkataanku ini.jangan
bersedih lagi,yakinlah akan janji allah.bersabarlah,bersabarlah,bersabarlah,dan
kita sama-sama berdoa.
Ya allah
Lapangkanlah bagiku dadaku,tunjukanlah kami
jalan yang lurus.
Jangan lupakan kami padaMU,setelah Engkau
berikan kami petunjukMU
Sungguh ya allah.kaki kami tak mampu
melangkah tanpa pertolonganMU.amin
Dan,sekarang apakah kau tau siapa aku?orang yang ada dekat
padamu, yang dekat padamu itu aku.
Ya.aku berada tepat di depanmu.kau pasti
tak pernah menyangka bahwa aku peduli denganmu,dan kau tak pernah sadar akan
aku yang ada dekat dengamu.selepas tahun ini kita saling memilih dan aku tak
tau apakah tahun nanti kita dipertemukan atau dipisahkan lagi.karena itu adalah
qadar allah.aku hanya berdoa semoga allah selalu melindungi kita kemanapun hendak
melangkah.wassalamualaikum.
SAUDARAMU,06-11-2013