kesepian menjadikan teman sejati
dalam hidup
berhias gelap dan terangnya
menjadikan kesedihan
hari dalam langkah diantara
lelah jiwa
perlang-perling kemilau
mejadikan sebuah
keikhlasan diri dalam rasa hingga
kerapuhan yang ada
berkaca mata terbentang
tetesnya menjatuhkan kemilau cintanya
hingga kata mengakhirinya
"sayang,aku relakan untukmu.
C'tatil"PUTRI AYU (M.S)
http://www.stafaband.info/download/mp3/lagu_opick_taubat./
Senin, 30 September 2013
Senin, 16 September 2013
catatan di 23 juli
catatan di 23 juli
Kali ini sudah 4 kali kulewati 23 juli, semenjak aku duduk
diperguruan tinggI
Segenggam asa masih tersimpan dalam kenangan meski terkadang
kenyataan membuyarkan lamunan
Hembusan angin masih terasa saat kabut putih perlahan lenyap
dari sorotan mata lalu sang fajar merekah dan menyapah
Kini kita melangkah saat
langit biru masih berderu,dan awan cirrus masih tersaput halus
saat kita bersama untuk mengukir cerita dari kerikil-kerikil
tajam
entah semangat apa yang merasuki jiwamu hingga terus berkobar
menulis cerita di atas daun-daun yang bergugur, lalu baru aku sadari bahwa kau
telah jauh pergi
Waktu telah sedia mengukir harinya untuk kita namun jalan masiih
banyak cabang untuk membuatnya selalu beriringan
Sedang Mataku tak mampu menangkap bayangmu yang terlampau jauh,
namun jemariku tak cukup kuat untuk menggengam erat tanganmu
agar terus berada disampingku
Di 23 juli aku masih bersamamu
Di 23juli kau pergi dariku
Di 23 juli kau meninggalaknku
Di 23 jull ini kau akan kulupakan
Karena aku telah sadar bahwa aku telah “KEHILANGAN”
C'tatil"PUTRI AYU(M.F.M)
C'tatil"PUTRI AYU(M.F.M)
dengan diam,begitulah caraku mencintaimu
Dengan diam,
Begitulah caraku untuk mencintaimudi balik awan, aku melihatmu
Melalui angin, aku berbicara denganmu
dari doa kita begitu dekat
dengan diam, aku mencintaimu....
kau tidak pernah tau bahwa akumemperhatikanmu
kau tidak pernah sadar bahwa aku peduli denganmu
kau tidak pernah mengira apa yang aku rasa
karena dengan diam aku mencintaimu....
aku belajar memahamimu, sebagaimana pelajar mencari ilmu melalui buku
membaca akhlak dari setiap lembaran-lembaran perilaku
aku ingin mencinta, seperti burung dengan udara yang menjadikanya bebas
seperti matahari dan bulan yang menjadikanya bersinar
maka dengan diam aku mencintaimu...
Tidak ada hak-ku untuk mengatakan cinta,
sebesar apapun keinginganku untuk memilikinya
karena rasa hati itu kadang bisa berubah
bila terucap mungkin bisa jadi anugerah bisa juga bencana
jadi, dengan diam aku mencintaimu...
cukuplah aku mencintaimu dalam hati,
cukuplah rasa itu mengalir dalam diam,
cukuplah rindu itu berlagu disenandung doa
cukuplah Allah yang tau hasrat diri,
maka biarkan aku mencintaimu dengan diam...
Karena aku percaya bahwa Allah memiliki caraNya sendiri untuk menyatukan dua hati
C'tatil"PUTRI AYU
Minggu, 15 September 2013
dalam surat-surat doa
DALAM SURAT-SURAT DOA
C'ttatil:shiwie
C'ttatil:shiwie
Di perjalanan subuh 05:00
Ayah...ibu
Bias-bias cahaya mulai terbingkai saat
engkau mengantarkanku pergi, namun derau keheningan masih tergores rapi,
walaupun engkau hapus dengan untaian nasehat diri. Keheningan masih tergambar jelas. Ayah sudah siap diatas motornya dan
samar kupandang wajahmu saat roda-roda motor mulai berputar jauh tapi tatapan mu yang penuh cinta dalam dua bola
matamu yang penuh doa terlihat terang seterang bulan diangkasa semakin pekat
malam semakin tampak terang membuatku ingin tetap terus berada disampingmu.
Sepanjang perjalanan ini bu, bulan terus
kupandangi sejauh jaraknya antara kau
dan aku selalu kuseru dalam hatiku berharap kau bisa tau bahwa aku ada disini bu. ayah melaju motornya cepat seingga
pohon-pohon tinggi yang kulihat berganti gedung-gedung yang menjulang. Kerlip
lampu kota, lalu lalang kendaraan mengantar pasar pagi . hah! Aku semakin dekat
semakin jauh. Lantunan ayat-ayat suci terdengar jelas dari masjid yang
termasyur di kota ini, suaranya menentramkan hati sekaligus mengecamuk rindu
pada Ilahi tesadar ampera sudah di depan mata di ujung jembatan sana sudah
menunggu mobil yang akn mengantarkanku, hatiku makin tertunduk memikirkanmu ibu
juga keakbaran tuhan yang semakin kuat menggetar hatiku
“ jibril berkata kepada Muhammad
hiduplalh sesukamu tapi engkau pasti mati, berbuatlah sekehendakmu tapi engkau
pasati dibalas, dan cintailah siapapun yang kau mau tapi engkau pasti berpisah
denganya”
Benar bu, kemarin kita bersama dan
sekarang kita berpisah. ku ucap bismillah sebelum kunaikan kakiku kedalam
mobil. Ayah masih menungguiku dibelakang bersama motor andalanya ia bunyikan
klakson tanda ucapan selamat jalan, ku anggukan kepalaku seiring mobil yang
mulai melaju, ampera itu masih terpaku
dalam pandanganku motor ayah perlahan menghilang diatas jembatan tua yang penuh
sejarah. Kupaliingkan wajahku , bu perjalan ini cukup jauhh seiring doaku yang
tak pernah berhenti menndoakanmu
Wahai kedua orang tuakuu sesungguhnya
ini hanyalah perpisahan dalam tempo yang singkat akan datang suatu masa sebuah
perpisahan yang begitu panjang
butir-butir air mata menggenang dipeluuk mata. terpejam sesaat kuatkan hati
meskipun kegundahan mengguncang lantaran kata-katra sendiri.
Ayah
ibu kutingggalkan kalian tuk sementara sumgguhtak ada rasa khawatirku pada kalian bukan karena aku
tak sayang tapi lebih dari itu kalian berada dalam pengawasan yang baik Allah
mencintai kalian bahkan cintaku tak mampu melebihi cintaNya dan aku lega karena
kalian berada dalam penjagaanya karena dia sebaik-baik penjaga maka kau yakin
kalin akan baik-baik saja
“tiap-tiap yang berjiwa pasti akn mati.
dAn sesungguhmya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu, barang siapa
yang dijauhkan dari neraka dan dimasukan kedalam surga sungguh ia telah beruntung kehidupan ini
tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya ( QS. Al_Imron:185)
Ayah ibu sebenarnya yang lebih mengkhawatirkanku
adalah kehidupan akhirat sana dan tak ada yang menggembirakanku melainkan nama
kalian menjadi daftar calon penghuni surga. Oleh karena itu harapku adalah
kalian menjadi hamba yang dicintainnya lalu masuk kedalam rombongan-rombongan
oramg-orang yang bertaqwa dan memperoleh janji Tuhan yaitu surga
Ayah ibu janganlah engkau berkecil hati
lantaran dosa yang terlampau tinggi karena ampunan Allah melebihi bumi janganlah
takut untuk melangkah karena Allah senantiasa bersama hambanya dan jangan ragu
untuk memperoleh surga karena sesungguhnya surga itu dekat
Ayah ibu raihlah surgamu
Langganan:
Postingan (Atom)

